Persalinan
Jakarta, Setelah melahirkan, terjadi banyak perubahan pada tubuh perempuan. Masalah berat badan mungkin bisa ditangani dengan cepat dan mudah, tetapi masalah lainnya?
Berikut adalah keenam masalah yang terdapat pada tubuh perempuan setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasuinya, seperti dilansir parents.com, Rabu (25/1/2012).
1. Luka Bekas Operasi Caesar
Meskipun sebagian bekas luka memudar dalam satu atau dua tahun, bekasnya tidak pernah benar-benar hilang.
"Kunci untuk membuat bekas luka kurang terlihat adalah dengan cara menanganinya sedari awal," kata Debra Jaliman, MD, instruktur dermatologi klinis di Mount Sinai School of Medicine, di New York City.
Penelitian menunjukkan, bahan aktif dalam gel oles mederma yang terdiri dari ekstrak bawang merah, membantu menyusun kembali kolagen pada kulit dan menghaluskan bekas luka.
Jakarta, Kelahiran prematur atau sebelum waktunya bisa menimbulkan beberapa risiko baik bagi bayi maupun ibunya. Meski begitu kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal.
Kelahiran prematur tidak bisa dianggap enteng karena dapat memicu masalah kesehatan seperti keterlambatan perkembangan, penyakit paru-paru kronis serta cerebral palsy. Serta dapat mempengaruhi emosional dan finansial dari keluarga.
"Kami tidak memahami mekanisme kelahiran prematur yang cukup aman, sehingga dibutuhkan cara yang efektif untuk mencegah hal tersebut," ujar Ronald Gibbs, MD, ketua departemen obestetri dan ginekologi dari University of Colorado Health Sciences Center di Denver, seperti dikutip dari Parenting.com, Senin (21/11/2011).
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan untuk membantu mencegah kelahiran prematur yaitu:
1. Mendapatkan perawatan sejak awal kehamilan
Jakarta, Kelahiran prematur atau sebelum waktunya bisa menimbulkan beberapa risiko baik bagi bayi maupun ibunya. Meski begitu kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal.
Kelahiran prematur tidak bisa dianggap enteng karena dapat memicu masalah kesehatan seperti keterlambatan perkembangan, penyakit paru-paru kronis serta cerebral palsy. Serta dapat mempengaruhi emosional dan finansial dari keluarga.
"Kami tidak memahami mekanisme kelahiran prematur yang cukup aman, sehingga dibutuhkan cara yang efektif untuk mencegah hal tersebut," ujar Ronald Gibbs, MD, ketua departemen obestetri dan ginekologi dari University of Colorado Health Sciences Center di Denver, seperti dikutip dari Parenting.com, Senin (21/11/2011).
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan untuk membantu mencegah kelahiran prematur yaitu:
1. Mendapatkan perawatan sejak awal kehamilan
Kini tidak seperti masa lalu, saat suami tak boleh menyaksikan persalinan pasangannya. Mereka dianggap sebagai gangguan yang mungkin dapat pingsan, dan kalau pun dibolehkan masuk, perannya hanya sebagai penonton saja. Sikap dan praktek para obstetrik di negara-negara maju telah banyak berubah setelah beberapa dekade, dan kini suami dianggap sebagai bagian dari suatu persalinan. Kini semakin banyak suami yang menghadiri bimbingan antenatal dan turut hadir dalam ruang persalinan berbekal pengetahuan seperti halnya pasangannya. Mereka ingin hadir, bukan hanya untuk menyaksikan tapi juga turut berbagi pengalaman dan mambantu sebisa mungkin. Dengan mambolehkan suami hadir dalam persalinan, maka hubungan ibu, ayah, dan bayi mereka akan semakin kukuh.
Wanita hamil atau baru melahirkan biasanya memiliki masalah dengan selulit di kulit. Salah satu cara umtuk menghilangkannya adalah dengan menggunakan krim dengan kombinasi carnitine dan juga kafein.
Apa itu selulit?
Selulit atau yang umumnya dikenal dengan sebutan kulit jeruk, terjadi karena adanya penimbunan lemak akibat hasil ketidakseimbangan jaringan lemak di bawah permukaan kulit. Daerah yang paling sering mengalami selulit adalah paha, pinggul, betis, bokong dan juga perut yang kebanyakan terjadi pada perempuan.
Tingkat keparahan dari selulit ini beragam mulai dari yang ringan seperti kulit terjepit hingga kasus yang lebih berat yang terlihat seperti kulit kusut dan bergelombang.
Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, sebuah waktu yang menyenangkan namun di sisi lain merupakan hal yang paling mendebarkan. Persalinan terasa akan menyenangkan karena si kecil yang selama sembilan bulan bersembunyi di dalam perut anda akan muncul terlahir ke dunia. Di sisi lain persalinan juga menjadi mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan.
Ada baiknya para calon ibu mengetahui proses atau tahapan persalinan seperti apa, sehingga para calon ibu dapat mempersiapkan segala halnya guna menghadapi proses persalinan ini. Proses persalinan terbagi ke dalam empat tahap, yaitu :
kala I; Tahap Pembukaan